Tips Tekno

Cara Mengamankan Perangkat IoT Baru agar Tidak Menjadi Celah Keamanan di Jaringan Rumah

Perangkat Internet of Things atau IoT kini semakin mudah ditemukan di rumah, mulai dari kamera pintar, smart TV, lampu, speaker, sensor, hingga berbagai perangkat otomatis lainnya. Kemudahan tersebut membuat aktivitas sehari hari menjadi lebih praktis, tetapi setiap perangkat yang terhubung ke internet juga dapat menambah titik yang perlu diamankan. Karena itu, memahami cara mengamankan perangkat IoT sejak pertama kali dipasang menjadi langkah penting agar perkembangan TEKNOLOGI rumah pintar tetap memberikan kenyamanan tanpa mengabaikan keamanan jaringan.

Amankan Perangkat IoT Sejak Pertama Kali Digunakan

Tahapan awal yang perlu diperhatikan setelah menambahkan perangkat IoT ke rumah adalah meninjau pengaturan keamanan perangkat. Perangkat baru umumnya membawa sejumlah pengaturan awal yang perlu diperiksa sebelum digunakan secara rutin. Karena itu, periksa panel konfigurasi yang tersedia sebelum menghubungkannya secara permanen ke jaringan.

Pemilik perangkat perlu memastikan apakah nama pengguna dan kata sandi bawaan dapat diganti. Jika kredensial awal diberikan oleh produsen, ubah menggunakan password yang panjang serta berbeda. Memisahkan kredensial antara perangkat dan layanan lain dapat mencegah satu password menjadi akses menuju beberapa perangkat sekaligus.

Pembaruan Perangkat Lunak Menjadi Bagian Penting Keamanan IoT

Firmware merupakan perangkat lunak internal yang menjalankan fungsi perangkat dan pembaruan dapat dirilis ketika terdapat perbaikan atau peningkatan. Update firmware dapat berisi peningkatan perlindungan selain perbaikan performa perangkat.

Aktifkan pembaruan otomatis apabila perangkat menyediakannya agar perangkat memperoleh pembaruan tanpa harus selalu diperiksa secara manual. Jika perangkat hanya menyediakan update manual, cek menu firmware dari waktu ke waktu. Kebiasaan sederhana tersebut dapat mengurangi paparan terhadap kerentanan yang sudah diperbaiki produsen.

Segmentasi Jaringan Membantu Meningkatkan Perlindungan Rumah Pintar

Strategi tambahan yang cukup berguna adalah mengisolasi sebagian perangkat IoT dari jaringan pribadi utama. Jika router mendukung jaringan tamu atau segmentasi jaringan, sejumlah perangkat IoT bisa dihubungkan melalui jaringan yang dibatasi.

Jaringan terpisah membantu memperkecil hubungan langsung antara perangkat IoT dan perangkat sensitif. Dengan konfigurasi segmentasi yang benar, perangkat IoT tidak perlu memiliki akses bebas menuju komputer pribadi selama layanan yang diperlukan masih dapat digunakan. Pendekatan ini menambahkan lapisan perlindungan jika salah satu perangkat IoT mengalami gangguan keamanan.

Kurangi Permukaan Risiko dengan Mematikan Fitur yang Tidak Digunakan

Semakin banyak layanan yang aktif pada sebuah perangkat dapat menambah hal yang perlu diamankan. Karena itu, lihat kembali konfigurasi konektivitas dan nonaktifkan fungsi yang tidak pernah digunakan.

Dalam penggunaan tertentu, layanan remote access yang tidak dibutuhkan dapat dimatikan. Layanan konektivitas otomatis seperti UPnP sebaiknya ditinjau sesuai kebutuhan jaringan. Tujuannya bukan menghilangkan seluruh fungsi pintar, melainkan memperkecil area yang perlu dilindungi tanpa mengganggu fungsi utama perangkat.

Lindungi Akun Aplikasi dan Ekosistem Cloud IoT

Keamanan rumah pintar juga mencakup akun yang digunakan untuk mengelola perangkat. Banyak kamera, lampu, speaker, sensor, dan perangkat pintar menggunakan platform berbasis internet untuk pengelolaan jarak jauh. Jika akses menuju akun pengguna kurang aman, kontrol terhadap perangkat berpotensi menjadi lebih mudah disalahgunakan.

Gunakan kata sandi unik pada akun IoT dan gunakan verifikasi dua langkah jika didukung. Periksa pula perangkat atau sesi yang sedang masuk untuk memastikan tidak ada akses yang tidak dikenali. Kebiasaan keamanan semacam ini dapat menambah lapisan pertahanan pada ekosistem IoT.

Pemantauan Jaringan Membantu Menemukan Aktivitas Tidak Biasa

Sesudah beberapa perangkat terhubung ke jaringan, pemilik jaringan perlu mengenali perangkat yang terhubung. Panel administrasi router biasanya memberikan gambaran mengenai perangkat yang menggunakan koneksi sehingga perubahan yang tidak diharapkan dapat diperhatikan.

Apabila terdapat koneksi yang terasa asing, pastikan perangkat tersebut bukan milik anggota rumah atau perangkat yang terlupakan. Jika akses tersebut ternyata bukan berasal dari perangkat tepercaya, perbarui kredensial jaringan serta tinjau pengaturan keamanan. Pemantauan berkala membantu membuat pengelolaan keamanan IoT menjadi lebih teratur.

Membangun Jaringan Rumah Pintar yang Lebih Aman

Keamanan perangkat IoT akan lebih mudah dikelola apabila diperhatikan sejak tahap instalasi. Pembaruan firmware, perlindungan akun, jaringan terpisah, pengaturan fitur, password yang kuat, dan pemeriksaan perangkat dapat membantu mengurangi risiko dari perangkat yang terhubung. Seiring TEKNOLOGI rumah pintar menjadi semakin umum, pengelolaan keamanan secara rutin menjadi semakin relevan. Sudahkah Anda memeriksa keamanan seluruh perangkat pintar yang terhubung di rumah? Periksa kembali perangkat yang digunakan dan tingkatkan perlindungannya secara bertahap.

Related Articles

Back to top button